Hijab dan Jilbab, Sama kah?

TutorialHijab.co.id – Saat ini istilah hijab dan jilbab sepertinya memang sudah sangat familiar di telinga ya. Banyak yang beranggapan bahwa keduanya memiliki arti yang sama. Memang banyak yang memaknai hijab dan jilbab untuk merujuk ke satu benda yang sama, yakni kain penutup aurat yang digunakan di kepala. Nah kedua istilah yang sudah biasa kita dengar ini sebenarnya memiliki makna yang sedikit berbeda lho, namun sekarang ini, banyak yang menganggap hal tersebut sama.

Baik, mari kita bahas dari segi bahasa dulu. Jadi sebenanya, hijab dan jilbab merupakan dua kata yang memiliki arti yang berbeda. Tetapi pada dasarnya, keduanya memiliki makna yang sama, yakni menutup aurat. Seperti yang kita ketahui bahwa menutup aurat bagi perempuan muslimah merupakan kewajiban. Nah, dari segi bahasa, hijab berasal dari bahasa Arab yang berarti penghalang atau penutup. Hijab diartikan sebagai tirai pembatas, atau tabir yang membuat seorang wanita muslimah tertutupi dari pandangan para laki-laki yang bukan mahramnya.

Sedangkan jilbab, banyak yang menganggap jilbab sebagai kerudung atau penutup kepala. Namun, sebagaimana firman Allah di Surat Al-Ahzab:59, jilbab lebih diartikan sebagai busana terusan untuk menutupi seluruh tubuh perempuan muslimah kecuali telapak tangan dan wajah. Lebih lanjut, ketentuan jilbab adalah yang tidak ketat, tidak transparan, dan longgar sehingga tidak mencetak bentuk tubuh. Salah satu contohnya adalah gamis.

Di era masa kini, dalam pandangan yang lebih luas batas istilah hijab dan jilbab seringkali samar dan lebih sering dianggap sama, yang merujuk pada satu hal yakni kerudung, atau penutup kepala. Di Indonesia yang mayoritas penduduknya adalah muslim, seringkali kedua hal ini masih digunakan untuk menyebut penutup kepala atau kerudung.

Tidak sedikit orang yang beranggapan bahwa setiap jilbab itu hijab, namun tidak semua hijab adalah jilbab. Secara mudahnya, jika ditafsirkan dari arti di atas, hijab lebih kepada suatu pembatas, untuk menutupi sesuatu. Sedangkan jilbab lebih kepada pakaian yang digunakan. Banyak yang beranggapan jika jilbab adalah suatu penutup yang kita pakai di kepala, namun, dari arti katanya, sepertinya jilbab lebih merujuk pada gamis longgar atau pakaian longgar yang dibiarkan menjulur di seluruh badan agar tidak membentuk lekuk tubuh.

Kesimpulannya, hijab dan jilbab itu kedua hal yang memiliki arti secara bahasa yang berbeda, namun memiliki tujuan yang sama. Tujuan dari keduanya adalah sama yakni menutup aurat. Jika hijab lebih merujuk kepada pembatas atau penghalang, jilbab lebih kepada kain atau pakaian yang digunakan untuk menutupi seluruh tubuh dari atas sampai kaki kecuali bagian wajah dan telapak tangan.

Nah itu tadi beberapa perbedaan hijab dan jilbab. Dari segi bahasa, maupun penafsiran, hijab dan jilbab memang kedua hal yang berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yaitu menutupi aurat. Selain hijab dan jilbab, ada istilah lain yang sering kita dengar seperti cadar, khimar, dan burqa yang mungkin akan kita bahas di artikel selanjutnya.

Yang terpenting dari itu semua adalah bagaimana kita berusaha untuk mengikuti apa yang Allah perintahkan kepada kita, wanita muslimah, yakni menutup aurat. Semoga dengan adanya pengetahuan mengenai hal ini kita bisa lebih memahami apa kewajiban kita sebagai wanita muslimah dalam menutup aurat ya. Nah itu tadi beberapa informasi mengenai perbedaan hijab dan jilbab, semoga membantu!